•  

    Layanan & Pembelian

    0817-461-814

  •  

    Opening Times

    Mon - Fri 08.00 - 17.00

Rp. 50.000,-

Novel tentang seorang santri yang selalu mebuat onar ini ditokohkan oleh seorang Fina.


Di mata teman-teman, para guru, juga ibu nyai, Fina adalah “GMT”. Alias Girl Makes Trouble. Gara-gara kebiasaannya nongkrong di kantin saat jam pelajaran berlangsung. Suka ribut sendiri dengan Ucha saat bu nyai tengah mengajar kitab. Kabur tanpa ketahuan sudah bukan hal baru lagi buatnya.Terakhir, ia ketahuan

membawa Hp yang biasa ia pakai untuk curhat dengan Noval.Tapi, tetap saja Fina  tak pernah bisa terima dengan label “GMT” itu. “No, I\'m not the girl who always makes trouble,” sanggahnya. Dan,itu coba dibuktikannya dengan sebuah kerja keras demi mengharumkan nama besar pesantren dalam ajang lomba Mading di Surabaya. Meskipun palu “dikeluarkan” sudah siap diketok untuknya. So,apakah Fina  berhasil menghapus label “GMT” itu? 

 

Cover : Soft Cover

Pengarang : Restu R. A

Cet. 2 : 2012

Ukuran : 11 x 17 cm

Jml Hal : 188

Penerbit : Matapena

Rp. 50.000,-

Novel remaja yang satu ini mengisahkan tentang sebuah genk yang ada di lingkungan pesantren.


Doni, Encep, dan Dul, menjadi teman akrab sejak kedatangan mereka di Pesantren Bait Al-Muslimin. Doni yang asli Jakarta, Encep yang berdarah Sunda, dan Dul yang keluaran Tegal; perbedaan ini malah membuat kehidupan mereka di salah satu kamar asrama F jadi meriah dan asyik. Apalagi kalau mereka sudah kompak nongkrong di warung Kang Somad, menghadap segelas kopi tubruk hitam pekat!Hasilnya, ada saja ide iseng nakal mereka, dari bolos setoran hafalan, rebutan naksir Adinda,kirim surat cinta malah nyasar ke polisi pondok, berlagak sok pahlawan tak tahunya malah dicap pecundang, ketahuan nonton layar tancap sama Pak Kiai, kesandung masalah sama preman kampung..

 

 

Cover : Soft Cover

Pengarang : Ruslan Ghofur

Cet. 2 : 2008

Ukuran : 11 x 17 cm

Jml Hal : 222

Penerbit : Matapena

Rp. 60.000,-

 Novel remaja yang satu ini berkisah tentang seorang Rara yang jatuh cinta kepada Azka.


Azka, putera Romo Yai yang bisa bikin ia gemetar, kaku kemerah-merahan bingung, dan grogi banget, hanya dengan mendengar nama dan suaranya. Pantesan kalau Rara kemudian jadi berubah total. Dari aktivis kampus yang cuek bebek sama pondok, suka molor pagi, emoh ngaji, suka sembunyi-sembunyi melanggar peraturan, berubah menjadi Rara yang santri abis! Siap-siap jadi Ibu Nyai gitu. Jadi Bidadarinya Azka.

 

Cover : Soft Cover

Pengarang : Tim Oncor

Cet. 2 : 2012

Ukuran : 11 x 17 cm

Jml Hal : 202

Penerbit : Matapena